Gorengan adalah makanan berminyak yang mudah ditemukan di sudut – sudut jalana kota. Sudah banyak orang tahu bahwa jajanan tersebut tidak sehat, namun juga banyak orang yang masih mengonsumsi dan menjadikan gorengan sebagai makanan favorit.

Hal ini dikatakan oleh ahli gizi Dr. Saptawati Bardosono dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bahwa gorengan termasuk salah satu pendorong kasus obesitas pada Indonesia. Alasannya, karena di dalam gorengan terdapat banyak minyak yang kandungan kalorinya tinggi bahkan bila dibandingkan dengan asupan sumber kalori lainnya seperti karbohidrat.

Saat kalori yang menjadi sumber energi menumpuk lebih dari yang dibutuhkan, maka tubuh akan menyimpan kelebihannya sebagai lemak. Oleh karena itu, pada akhirnya mereka yang senang mengonsumsi gorengan akan memiliki bobot yang berlebih.

"Kalau mau hitung per gram karbohidrat itu dikonversi jadi energinya dikali empat, tapi kalau minyak pengaliannya untuk jadi energi itu sembilan dan kita kan kalau makan enggak cukup satu," kata dr Tati pada acara seminar dialog nasional gizi di lingkungan Kementerian Kesehatan, Rabu (27/7/2016).

"Belum lagi kalau ada lemak yang masuk ke aliran darah. Itu makanya lebih dri 30 persen penduduk Indonesia kolesterolnya tinggi," lanjut dr Tati.

Mengonsumsi gorengan bukan hal yang dilarang, namun demi kesehatan Anda disarankan tidak mengonsumsinya lebih dari dua/hari. Hal ini karena dalam proses diet sehari – hari masih banyak lagi makanan yang dapat mengandung minyak sementara anjuran konsumsi yang disarankan tidak lebih dari 5 sendok makan perhari.


Sumber: https://health.detik.com


Selalu Pakai Minyak Goreng Kelapa Sehat dan Berkualitas

Cukup Gunakan Minyak Goreng Kelapa dari Bawang Berlian untuk Semua Masakan Anda. Dijamin masakan Anda akan jadi lebih lezat



Artikel Pilihan Lainnya

Artikel / Menu Makanan Buka Puasa yang tidak Sehat
Resep / makanan / Stik Ubi
Tips Menggoreng Makanan Agar Rendah Kolesterol / Tips & Trik
Artikel / Cara Membuat Gorengan Renyah